ia duduk sendiri diperapian
mencari kehangatan kasih sayang yg hilang
ia berusaha menjadi orang yg tegar penuh perhatian
hingga ia lupa siapa dirinya yg sekarang
aku sering menyapanya dengan senyum
aku selalu memberikan ia semagat baru
aku selalu memgingatkan ia tentang suatu kehidupan kelam
yang selalu bersama sama kami lalui setiap waktu
tapi ia....
tak lagi menghiraukan semua itu
ketika jiwanya telah hilang direnggut sang kemuraman
ia tak lagi tau kapan ia tertawa lepas bersamaku
saat kami sedang becanda bersama di taman
kini ia bukan lagi seperti dirinya sendiri
ia sudah lupak akan semangat hidupnya
ia hanya bisa meratapi kehidupannya yg tiada arti
dan menanti ada keajaiban datang baginya
aku sedih melihatnya...
ia bagaikan ranting yg rapuh
bagaikan daun yg sudah menguning
bahkan ia bagaikan orang yang kehilangan jati dirinya
oh Tuhan....
kembalikan jiwanya yg dulu
jiwa yg penuh ceria
kembalikan senyumnya yang dulu
senyum yg penuh arti tiada tara
tatapanya...
senyumnya...
tawanya...
tak lagi aku temukan
semangatnya...
keuletannya...
keberaniannya..
semua telah sirnah...
Tuhan...
mampukah aku membangkitkan ia lagi???
membangkitkan jiwanya yg telah hilang
mampukah aku membuat ia tersenyum lagi???
meski senyum itu tak seindah dulu ketika ia merasa senang
Tuhan...
ia lemah..
ia rapuh...
ia jatuh...
ia tak bisa lagi melawan semuanya
ia tak sekuat dulu lagi
ia bukan sahabat yg aku kenal lagi
tapi aku ingin lihat ia bangkit kembali
meski aku tak ada disisinya.
aku akan lakukan apapun
yang bisa buat dia tuk bangkit kembali
aku akan lakukan apapun
yang bisa buat ia tersenyum kembali...
bahkan aku akan ingatkan ia
kapan terakhir kali ia tertawa lepas meski tak bersamaku.
Tuhan...
ia sahabatku yg kau kirim untukku
aku mau jaga ia untukku
Tuhan...
kembalikan senyumnya
kembalikan semangatnya
kembalikan jiwanya yang hilang
kembalikan semuanya itu untukku
agar tiada lagi kesedihan yg terpatrih di hatinya.
Regard's
Mayawie Tambunan
Kamis, 30 Juni 2011
Minggu, 26 Juni 2011
Malaikat Kecil
kunang-kunang kecilku..
bercahayalah terus..
sinarilah aku dengan cahayamu
terbanglah tinggi dengan sayap-sayapmu yg halus
kunang-kunang kecilku
kau bagaikan cahaya cinta yg tertanam dalam hati
mampu menyinari seluruh relung hatiku
hinggaku tak kuasa tuk pergi meninggalkanmu sendiri
kau bagaikan malaikat kecil bagiku
yang selalu menemani disaat aku dalam situasi apapun
kau bagaikan malaikat kecil bagiku
yang membuat aku selalu tersenyum tanpa ada beban
kunang-kunangku...
tetaplah bercahaya
meski aku tak selalu ada disisimu
bersinarlah bagi semua orang
karna cahayamu mampu mengisi kegundahan siapapun
kunang-kunangku...
aku akan selalu menunggumu disurga
bersama malaikat-malaikat kecilku
karna kutau kau juga adalah
malaikat kecilku
Regard's
Mayawie Shine
bercahayalah terus..
sinarilah aku dengan cahayamu
terbanglah tinggi dengan sayap-sayapmu yg halus
kunang-kunang kecilku
kau bagaikan cahaya cinta yg tertanam dalam hati
mampu menyinari seluruh relung hatiku
hinggaku tak kuasa tuk pergi meninggalkanmu sendiri
kau bagaikan malaikat kecil bagiku
yang selalu menemani disaat aku dalam situasi apapun
kau bagaikan malaikat kecil bagiku
yang membuat aku selalu tersenyum tanpa ada beban
kunang-kunangku...
tetaplah bercahaya
meski aku tak selalu ada disisimu
bersinarlah bagi semua orang
karna cahayamu mampu mengisi kegundahan siapapun
kunang-kunangku...
aku akan selalu menunggumu disurga
bersama malaikat-malaikat kecilku
karna kutau kau juga adalah
malaikat kecilku
Regard's
Mayawie Shine
Kamis, 23 Juni 2011
Tentangku: Rasaku.
Tentangku: Rasaku.: "Aku berjalan tanpa beban tanpa resah dan gelisah bernyanyi.. tertawa... bercanda.. itu yg slalu kulakukan.. tapi seketika hidupku t..."
Rasaku.
Aku berjalan tanpa beban
tanpa resah
dan gelisah
bernyanyi..
tertawa...
bercanda..
itu yg slalu kulakukan..
tapi seketika hidupku telah hampa
rasaku hilang begitu saja
serasa hidup tak berarti yang meninggalkan asa
hilang
melayang
bagaikan debu
yg tertinggal ditubuhku
rasa itu semakin tawar
ketika hidup tiada arti lagi..
oh...
sungguh lelah
lelah melawan resah...
rasaku sudah menjadi tawar
seketika kepergianmu dariku.
tanpa resah
dan gelisah
bernyanyi..
tertawa...
bercanda..
itu yg slalu kulakukan..
tapi seketika hidupku telah hampa
rasaku hilang begitu saja
serasa hidup tak berarti yang meninggalkan asa
hilang
melayang
bagaikan debu
yg tertinggal ditubuhku
rasa itu semakin tawar
ketika hidup tiada arti lagi..
oh...
sungguh lelah
lelah melawan resah...
rasaku sudah menjadi tawar
seketika kepergianmu dariku.
Langganan:
Postingan (Atom)